Hingga pertengahan April, seluruh staff di lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melakukan work from home (WFH), tak terkecuali Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan).

“Kita Kementerian Pertanian harus tetap bekerja karena 267 juta penduduk Indonesia membutuhkan pangan meskipun dalam kondisi Pandemic Covid-19 seperti ini. Mari kita support sepenuhnya Kementan untuk tetap menyediakan pangan. Itu arahan langsung Pak Mentan Syahrul Yasin Limpo," jelas Kepala Balingtan, Ir. Mas Teddy Sutriadi, M.Si ketika memonitor kinerja staff Balingtan melalui video conference (vicon).

Selanjutnya disampaikan pula arahan terkait percepatan serapan anggaran terutama untuk kegiatan penelitian. “Penelitian harus tetap berjalan, terutama yang dilaksanakan di lokasi berzona green atau yellow of pandemic, namun kita juga harus hati-hati dan mematuhi rambu-rambu agar tidak terpapar covid-19," bebernya.

Kepala Balingtan, Mas Teddy menambahkan, strategi yang digunakan adalah dengan meningkatkan kerjasama dengan BPTP di seluruh Indonesia yang wilayah kerjanya digunakan untuk lokasi penelitian.

Progres kegiatan penelitian juga dibahas dalam vicon, masing-masing penanggung jawab kegiatan menyampaikan kemajuan kegiatan sampai dengan akhir Maret 2020. Sebagian besar kegiatan penelitian terus berlanjut, baik di lapangan maupun di rumah kaca. Meski, kegiatan pengambilan sampel untuk penelitian delineasi yang berlokasi di NTB terpaksa ditunda untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Tidak lupa, Kepala Balingtan Mas Teddy menyapa staffnya yang WFH dimana tempat tinggalnya termasuk zona merah (red zone), seperti Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta. "Selalu menjaga kesehatan dan jangan keluar rumah jika tidak sangat mendesak. Tetap menjaga asupan gizi dan selalu berdoa agar pandemic covid-19 segera berakhir," pesannya.

Dengan adanya kegiatan work from home ini, membuktikan Kementan tetap bekerja untuk pangan Indonesia. Semangat Bekerja di manapun!

 

sumber: https://tabloidsinartani.com