Di era millenium ini, petani tidak boleh alergi dengan teknologi modern. Karena itu, Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) membekali keterampilan 34 penyuluh, di BPP Wanadadi, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Kesuburan Lahan . 

Acara Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Totok Setya Winarno. Dalam sambutannya beliau sangat mengapresiasi kegiatan bimtek, dan berharap peserta bisa menyerap materi yang diberikan untuk melaksanakan pertanian yang maju, mandiri, dan modern serta menjawab tantangan Menteri Pertanian untuk meningkatkan produktivitas pertanian sebesar 7 persen.

Dalam kesempatan bimtek ini juga diserahkan secara simbolis PUTS dan PUP dari BPPSDMP ke Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan, dan selanjutnya diserahkan kepada masing-masing kepala BPP se Kabupaten Banjarnegara.

 

Bagi daerah Banjarnegara sangat penting, karena daerah yang terdiri atas 20 kecamatan menyimpan banyak potensi sumberdaya alam.  Daerah ini  memiliki ketinggian di bawah 100 meter dari permukaan laut (dpl) sampai di atas 100 meter dpl, dan lebih dari 50 persen memiliki ketinggian di atas 500 meter dpl dengan dominasi kelerangan lebih dari 15 persen, sebagian besar (lebih kurang 60 persen) berbentuk pegunungan dan perbukitan. 

Kabupaten ini memiliki sumber air berupa sungai yang besar yaitu Sungai Serayu dengan anak-anak sungainya yang dimanfaatkan sebagai sumber pengairan yang dapat mengairi areal sawah seluas 9.813,88 hektar. Jenis tanah yang mendominasi wilayah Kabupaten Banjarnegara adalah Latosol yang mencapai 66,25 persen luasan, selebihnya jenis tanah grumusol, andosol, serta beberapa jenis tanah lainnya. Kabupaten Banjarnegara memiliki luas wilayah 106,452 hektar, seluas 19.389,69 hektar (18,17 persen) merupakan tanah sawah.

Bimbingan Teknis Pengelolaan Kesuburan Lahan  merupakan program Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dengan program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program atau IPDMIP TA 2020 bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Penelitian Tanah (Balittanah) BBSDLP dan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara.

Bimtek Pengelolaan Kesuburan Lahan bertujuan meningkatkan dan membekali pengetahuan dan keterampilan penyuluh untuk mengelola kesuburan lahan dengan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) dan Perangkat Uji Pupuk (PUP) yang didistribusikan oleh National Project Implementation Unit (NPIU).

Materi Bimtek yang disampaikan oleh Tim Narasumber meliputi pengelolaan kesuburan lahan sawah, tata cara pengambilan contoh, penggunaan PUTS dan PUP disampaikan oleh peneliti Balai Penelitian Tanah, Heri Wibowo, ST, M.Sc. selanjutnya praktik pengambilan sampel tanah dan penggunaan PUTS dan PUP diperagakan oleh Mulyadi, Teknisi Litkayasa Balai Penelitian Tanah. Pelaksanaan bimtek disupervisi oleh Dr. Setiari Marwanto, peneliti Balai Penelitian Tanah.

Suasana santai dan penuh keakraban dalam pelaksanaan bimtek baik antar peserta maupun dengan pemateri. Ada keseriusan peserta dalam memperhatikan serta memahami materi yang diberikan. Semangat peserta ditunjukkan dengan kehadiran peserta dari lokasi yang relatif jauh dari lokasi bimtek. Peserta memberikan respon yang positif terhadap pelaksanaan bimtek ini.

Peran aktif peserta ditunjukkan dengan beberapa pertanyaan pada sesi diskusi. Setelah acara praktik penggunaan perangkat uji, para penyuluh memberikan kesanggupan untuk mengisi form pengamatan status hara tanah dengan PUTS di wilayah kerjanya masing-masing. 

Data pengamatan status hara tanah akan dikirimkan ke BPPSDMP untuk pembuatan peta status hara yang tentunya bermanfaat untuk rekomendasi pemupukan di wilayah Banjarnegara, apalagi BPP di Banjarnegara akan dioptimalkan sebagai pusat informasi pertanian, dimana nantinya akan mengedepankan peran BPP sebagai ujung tombak semua informasi pertanian. 

Dengan selingan logat ngapaknya para penyuluh pertanian selalu semangat untuk belajar dan mensukseskan kemandirian pangan Indonesia. 

 

sumber : https://tabloidsinartani.com/