BBSDLP melakukan pendampingan lanjutan terkait program Kostratani di BPP Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (11/11). Sebelumnya, BBSDLP telah melakukan pengenalan dan sosialisasi program Kostratani pada bulan Agustus lalu. Pada kesempatan ini, Kepala BPP Cibinong, Rika Indrianti, SP. menyambut baik kedatangan tim BBSDLP dalam pendampingan program Kostratani tersebut Rika menjelaskan bahwa koordinasi dan sinergi sudah dibangun pada periode sebelumnya melalui program Petani Nelayan Andalan. Harapannya, melalui program Kostratani ini, sinergi antara pusat dan daerah dapat terus diperkuat dalam membangun pertanian. Towapa R. Hardja, selaku koordinator penyuluh wilayah IX  Kabupaten Bogor, mengapresiasi BBSDLP dalam kegiatan ini karena memberikan persamaan persepsi dan ilmu baru kepada penyuluh dan mengharapkan agar silaturahmi tetap dapat berlanjut pada masa mendatang.

Kasi PHP, Drs. Widhya Adhy dalam sambutannya mewakili Kabid KSPHP menyatakan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan upaya untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi terkait program-program pusat dan daerah. Seperti yang diketahui bahwa Kostratani diharapkan oleh Mentan, SYL, menjadi pusat data dan pusat gerakan pembangunan dengan penyuluh, petugas lapangan serta petani sebagai motornya. Dengan kewajiban memberi data tiap pekan, maka BBSDLP perlu memberikan pendampingan dan koordinasi kepada BPP binaan yang salah satunya BPP Cibinong.

Selanjutnya, Kasi KSP, Saefoel Bachri, S.Kom, M.MSI, menerangkan bahwa Kostratani merupakan bagian dari Agriculture War Room (AWR) yang diharapkan oleh Mentan agar Indonesia memiliki data yang lengkap sebagai dasar untuk membuat kebijakan dalam bidang pertanian, yang selama ini terkendala dalam hal validitas data. Dengan adanya Kostratani, data diharapkan bisa diperoleh secara akurat dan up to date / terbaru.

Hingga akhir 2020, sebanyak 5.733 BPP sudah terkoneksi dengan AWR sehingga diharapkan data yang diperoleh valid. Sistem pelaporan data yang selama ini berjenjang (mulai dari penyuluh, BPP, Dinas, Provinsi hingga ke Pusat) bisa dipangkas dengan adanya Kostratani yang memanfaatkan mekanisme Big Data, dimana setiap input data dapat langsung terekam dan diakses oleh pembuat kebijakan hingga Mentan. Kostratani dapat diakses pada laman laporanutama.pertanian.go.id dengan input data yang bisa dilakukan oleh admin masing-masing kecamatan. Data yang telah diinput bisa diunduh dalam bentuk format excel. Beberapa data yang terdapat pada laman Kostratani antara lain data luas tanam, luas panen, jenis komoditas, data KUR, alsintan, penurunan losses dan lainnya.

Dalam kesempatan ini dilakukan pula bimtek/praktek pengisian data pada laman Kostratani yang diikuti petugas admin kecamatan dan penyuluh, serta peningkatan kapasitas penyuluh dalam menggunakan aplikasi geotagging/GPS untuk menunjang input data Kostratani. (NC/WA)

Copyright © 2017 Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian. All Rights Reserved.
Jl. Tentara Pelajar No. 12, Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu - Bogor 16114
Telpon: 0251-8323011, 8323012 Fax: 0251-8311256 Email: sekretariatbbsdlp@yahoo.com atau bbsdlp@litbang.pertanian.go.id