Bogor – Ada yang berbeda dengan peringatan hari tanah sedunia (world soil day) tahun ini. Pasalnya, dengan pandemic covid19 yang belum selesai, kegiatan peringatan WSD 2020 ini dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom.

Dr. Ladiyani Retno Widowati, Kepala Balittanah selaku Ketua Panitia WSD 2020 menjelaskan bahwa WSD ini diinisiasi oleh International Union of Soil Sciences (IUSS) pada tahun 2002, baru pada tahun 2013 diusulkan oleh Raja Thailand dan FAO untuk diresmikan. Setahun kemudian, pada tanggal 5 Desember 2014 ditetapkan sebagai hari tanah sedunia untuk yang pertama kali.
Acara peringatan WSD 2020 oleh BBSDLP diisi berbagai kegiatan yang diselenggarakan antara tanggal 3-8 Desember 2020. Pada tanggal 3 Desember diselenggarakan Bimtek online yang terdiri atas empat tema dari masing-masing unit kerja lingkup BBSDLP yang diikuti 849 orang, yaitu bimtek: kesehatan tanah (210 peserta), pertanian organik (298 peserta), sumberdaya lokal rawa (174 peserta), dan bimtek cara membaca peta (167 peserta). Lomba essay, video, dan baca puisi untuk siswa pada tanggal 4 Desember; Soil Judging Contest yang diikuti 30 regu mahasiswa Ilmu Tanah seluruh Indonesia pada 5 Desember; dan Talkshow terkait Food Estate pada 7 Desember, serta Dolomit dan Kesehatan Tanah pada tanggal 8 Desember 2020.
Kepala BBSDLP, Dr. Husnain dalam pidato sambutannya menerangkan bahwa BBSDLP sudah beberapa tahun merayakan WSD dengan berbagai event dan kegiatan. Tema WSD tahun ini, keep soil alive, protect soil biodiversity sangat menarik dan cukup luas temanya. Tujuan diselenggarakannya WSD adalah agar masyarakat mempunyai perhatian untuk menjaga ekosistem yang sehat sehingga keanekaragaman hayati tanah dapat terjaga, dan dapat menjadi agen kesehatan tanah yang mendorong banyak pihak (pemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakat lainnya) untuk mengerti akan pentingnya kesehatan tanah.
Husnain berharap agar bimtek ini dapat menambah ilmu dan wawasan tentang urgensi menjaga biodiversitas dan kesehatan tanah. Semangat WSD ini sejalan dengan kampanye Green Agriculture dan Agri-farming untuk mewujudkan sustainable agriculture. Husnain menambahkan bahwa pada puncak acara ini, Mentan-Syahrul Yasin Limpo akan membuka kegiatan utama pada acara sosialisasi Sentinel-1 (verifikasi lapangan standing crop dengan citra radar). 

Copyright © 2017 Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian. All Rights Reserved.
Jl. Tentara Pelajar No. 12, Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu - Bogor 16114
Telpon: 0251-8323011, 8323012 Fax: 0251-8311256 Email: sekretariatbbsdlp@yahoo.com atau bbsdlp@litbang.pertanian.go.id