Menindaklanjuti program pemerintah terkait pembangunan 30.000 embung dan bangunan air lainnya yang di laksanakan oleh Pemerintah, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) melakukan kegiatan Sosialisasi Implementasi Embung di Kabuapten Tolitoli dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8-9 November 2017. Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Prof. Dr. Dedi Nursyamsi, M.Agr., dalam sambutannya menyampaikan “infrastruktur panen air menjadi modal utama bagi terwujudnya swasembada pangan nasional, karena dengan adanya infrastruktur tersebut maka ketersediaan air bagi kegiatan pertanian akan aman, dan IP (indeks pertanaman) akan meningkat, yang tadinya hanya mampu satu kali tanam dalam setahun menjadi dua kali tanam bahkan tiga kali tanam, dengan begitu produksi dan ketersedian pangan dapat ditingkatkan” kata Dedi.

Adang Hamdani, SP., M.Si. peneliti Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitklimat) bertindak sebagai narasumber bagi 150 penyuluh dan babinsa di dua Kabupaten tersebut.

“lahan kering yang berjumlah 148 juta hektar belum seluruhnya dapat dimanfaatkan karena kurangnya ketersediaan air. Kurangnya ketersediaan air ini menyebabkan usaha tani tidak dapat dilakukan sepanjang tahun, sehingga rata – rata lahan kering hanya memiliki IP 100 saja” ujar Adang.

Adang juga mengatakan, kurangnya ketersediaan air bisa dikarenakan sumber air yang tidak tersedia atau bisa juga karena sumber air tersedia hanya saja belum bisa dimanfaatkan karena teknologi atau infrastruktur yang dibutuhkan belum tersedia.

“untuk mendapatkan infrastruktur tersebut, petani melalui gapoktan maupun pemerintah desa hanya perlu menyampaikan proposal yang memuat lokasi, perencanaan pembuatan infrastruktur, pelaksanaan, serta kelembagaan untuk mengelola pemakaian air serta perawatannya saja, untuk kemudian proposal diajukan melalui kabupaten masing – masing kepada Kementerian Pertanian, Kementerian Pedesaan, maupun Kementerian Sarana Prasarana Pertanian” ujar Adang.

Infrastruktur panen air yang saat ini di programkan oleh pemerintah diantaranya berupa Pompa, Bendung/Dam, Tampungan Air, Sumur, dan Saluran Irigasi. (lr)