Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) memberikan dukungan penuh kepada Kementerian Pertanian dalam rangka mewujudkan Swasembada Pangan khususnya untuk komoditas unggulan (padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabe, daging, dan tebu).

Berbagai jenis peta dan rekomendasi telah didiseminasikan baik di tingkat pusat maupun daerah sebagai dasar pengambilan keputusan. Dukungan tersebut juga diberikan oleh Satker lingkup BBSDLP. Informasi maupun produk inovasi dari Balai Penelitian Tanah (Balittanah) antara lain berupa rekomendasi pemupukan, berbagai pupuk hayati, dan dekomposer gencar disosialisasikan kepada para stakeholder. Berbagai informasi dan teknologi pengelolaan pertanian di lahan rawa juga telah didiseminasikan oleh Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), antara lain teknologi pengelolaan air di lahan rawa, sistim surjan, berbagai pestisida nabati dan pupuk. Sementara itu dibidang pencemaran lingkungan pertanian, BBSDLP melalui Balingtan (Balai Penelitian Lingkungan Pertanian) antara lain berkontribusi dalam mendeteksi dan meremediasi berbagai pencemaran yang ditemui baik di lahan pertanian maupun pada komoditasnya, informasi efek emisi gas rumah kaca (GRK) terhadap lingkungan pertanian, dan sistim integrasi ternak dan tanaman. Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitklimat) menghasilkan berbagai informasi dan teknologi yang berkaitan dengan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, antara lain sistem pengairan di berbagai , pembuatan embung, long storage, dan dam parit.

Hal itu disampaikan Kepala  BBSDLP, Prof. Dedi Nursyamsi, saat pemberian sambutan dan arahan pada Upacara Kesadaran Nasional tanggal 19 Februari di BBSDLP. Pada kesempatan tersebut Kepala BBSDLP juga menyerahkan sertifikat penghargaan karya satya 10 tahun kepada pegawai lingkup BBSDLP yang berprestasi dalam kinerjanya, yaitu Dr. Husnain, SP, MP, Ph.D (Kepala Balittanah), Adang Hamdani, SP, MSi (Balitklimat), Tuti Nuliani, SH (Balitklimat), dan Budi Santoso (BBSDLP).