Jakarta (30/07/18). Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) kembali menjalin kerjasama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) dalam upaya pencetakan sawah di lahan gambut, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.

Diskusi terfokus dilaksanakan di Hotel Bidakara yang dibuka oleh Deputi I Bidang Perencanaan dan Kerjasama BRG, Budi Satyawan Wardhana, dengan mengundang BBSDLP dan Dirjen PSP. “Lokasi yang direncanakan untuk pembukaan lahan adalah Kecamatan Sebangau Kuala dan Kecamatan Pandih Batu, dalam diskusi ini perlu ditentukan lokasi mana yang paling tepat untuk dibuka dan dikembangkan,” ungkap Budi.

Sebelumnya, BBSDLP telah melakukan penilaian kesesuaian lahan untuk tanaman padi sebagai dasar untuk menentukan lokasi pencetakan sawah baru.

Lokasi yang terpilih adalah Kecamatan Pandih Batu dengan luas lahan sesuai 3.900 ha, yang dipertimbangan berdasarkan lokasi lahan yang berada di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL).

Langkah selanjutnya dilakukan analisis pendetilan terhadap lokasi untuk mencari lahan seluas 1.000 ha yang kemudian akan dipilih untuk dibuka seluas 250 ha. Kriteria untuk diidentifikasi antara lain kematangan dan kedalaman gambut, keberadaan pirit dan kedalamannya, serta hal terkait karakteristik lahan untuk pembukaan sawah.

Selain hal tersebut, yang terpenting adalah ketersediaan saluran pengairan, infrastruktur jalan, dan kondisi sumberdaya manusia sebagai pendukung.

Dalam hal ini, Sekretaris Badan Restorasi Gambut, Ir. Hartono, M.Sc menyampaikan dalam pengelolaan dan pembukaan lahan harus diupayakan tanpa membakar lahan dan dalam pencetakan sawah ini dapat mendorong mengoptimalkan lahan gambut agar dapat menghasilkan pangan.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, BBSDLP akan membuat RAB dan kriteria untuk kegiatan indentifikasi detil merencanakan alokasi waktu untuk survey lapangan. Dirjen PSP juga kemudian akan menyerahkan Juknis dan RAB kegitan SID kepada pihak BRG. (NK)