Palu. 07/08/2018. Rapat koordinasi dan evaluasi luas tambah tanam (LTT) Provinsi Sulawesi Tengah telah dilaksanakan di Palu. Rakord ini membahas upaya-upaya peningkatan luas tambah tanam padi, jagung dan kedelai. Acara dihadiri oleh Bapak Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Gatot Irianto, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulteng, Ir. Trie Iriani, Sekretaris Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Maman Suherman, dan penanggung jawab UPSUS Sulteng yang juga Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Prof. Dr. Dedi Nursyamsi.Acara ini juga dihadiri oleh para kepala dinas, para sekretaris dinas, para kepala bidang lingkup dinas pertanian kabupaten. Hadir juga para kepala cabang dinas, mantri tani, dan kepala BPP Kabupaten Se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam amanatnya, Bapak Dirjen Tanaman Pangan meminta para peserta untuk dapat meingkatkan data dan perbaikan manajen pelaporan dan data, peningkatan upaya pemanfaatan lahan kering untuk kegiatan penambahan areal tanam baru (PATB) untuk tanaman jagung dan padi gogo, dan mendorong peningkatan LTT di Provinsi Sulawesi Tengah.

Acara rapat ini membahas target-target capaian luas tambah tanam di lahan sawah, PATB, dan aspek-aspek permasalahan di lapangan. Dalam hubungan itu, posisi BBSDLP sangat strategis dslam terus mendorong LTT di Sulawesi Tengah. Kenapa tidak, Kepala BBSDLP adalah penanggung jawab UPSUS Provinsi Sulawesi Tengah, sementara 2 kepala bidangya yaitu kabid Program dan Evaluasi dan Kabid KSPHP menjadi penanggung jawab kabupaten. Selain kedua kabid, penanggung jawab kabupaten jiga adalah Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah.