Badan Litbang Pertanian menyelenggarakan acara dengan topik “Evaluasi dan Koordinasi Kerja Sama dan Humas Lingkup Badan Litbang Pertanian”  yang diselenggarakan di Hotel I Baloi, Batam, 11-13 Juli 2019. Acara yang dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang Pertanian, Dr. Prama Yufdi dan dihadiri oleh Kabid KSPHP, Kasi Kerjsama Penelitian, Kasi Pendayagunaan Hasil Penelitian, Kasi Yantek dari seluruh UK/UPT dan BPTP seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan pembukaan acara, Prama menyampaikan bahwa Badan Litbang sudah berada pada posisi yang sudah tinggi, tapi tetap harus ditingkatkan. Badan Litbang Pertanian juga dikenal punya banyak hal (teknologi dan inovasi), tapi informasi yang disajikan masih relatif sedikit.

Prama mengajak melakukan  evaluasi terhadap informasi yang disebarkan. Konten yang diunggah dan disebarkan di medsos menurutnya masih kurang. Jangan sungkan bertanya pada generasi yang lebih muda yang lebih tahu.  

Lebih jauh Prama berpesan, kunci keberhasilan kerja sama dan diseminasi adalah komunikasi. Lakukan diskusi dan komunikasi dengan berbagai kalangan. Media sosial dapat digunakan sebagai salah satu media untuk penderasan informasi.

Menurut Prama, dalam sistem informasi kita masih kalah dengan sistem yang dibangun swasta. Lakukan evaluasi pula media-media  yang kita gunakan dalam menyampaikan informasi, guna lebih mengefisienkan layanan kita. Di bagian akhir Prama berharap agar workshop dapat menghasilkan sebuah rumusan yang dapat dijadikan pijakan dalam penderasan informasi yang disampaikan pada masyarakat.

“Kita dengan generasi sekarang berbeda, tapi kita harus berubah. Perubahan adalah sebuah keniscayaan,” ungkap Prama

Pada sesi Pleno, Kepala BBSDLP menyampaikan materi tentang Perkembangan Kerja Sama Penelitian Perubahan Iklim yang disampaikan Kabid KSPHP, Dr. Yiyi Sulaeman. Dalam presentasinya Yiyi memaparkan kegiatan apa saja yang masuk dalam katagori penelitian perubahan iklim.

Yiyi mengungkapkan berbagai kerjasama penelitian terkait perubahan iklim sangat terbuka dan tersedia dengan sumber dari berbagai negara dan lembaga. Ada cukup banyak riset dan dana terkait perubahan iklim, dan Badan Litbang Pertanian punya kesempatan untuk mengambil manfaat, melakukan penguatan pengelolaan kerjasama, serta penajaman aturan dan SOP.

Yiyi juga berbagai tips bagaimana meningkatkan kerjasama penelitian, antara lain dengan melakukan roadshow ke kampus dengan label “BBSDLP Goes to Campus”. Secara gamblang Yiyi menganalogikan serperti Rumah Makan Padang. Semua dihidangkan, tidak perlu semua dijelaskan. Konsumen memutuskan sendiri untuk memilih.

Salah satu peserta dari BPTP Sumatera Selatan, drh. Aulia Evi Susanti, MSc mengungkapkan pentingnya forum seperti ini. Menurut Evi, jejaring kerja sama penelitian  dapat terus ditingkatkan melalui media komunikasi. Namun demikian komunikasi dengan masyarakat  atau petani tetap diperlukan agar inovasi dan teknologi hasil penelitian  dapat tersampaikan dengan cepat.

“Gunakan bahasa yang sederhana dan lugas untuk membangun komunikasi dengan petani. Media sosial seperti Facebook, Instagram, atau Twitter dapat digunakan,” tukas Evi.  (SB/Juli/2019)