Bogor, 30 Agustus 2019. e-SAKIP merupakan aplikasi berbasis online yang dikembangkan dan disempurnakan oleh Kementerian Pertanian untuk mengukur kinerja secara berjenjang (cascading) mulai dari Kinerja Pimpinan Pejabat Tinggi (Menteri), Eselon I, Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV. Aplikasi e-SAKIP ini diharapkan dapat mempercepat proses penyusunan laporan kinerja, baik tingkat Kementerian/ Lembaga/ Daerah maupun tingkat Unit Kerja/ OPD, selain itu juga untuk meningkatkan kualitas pengukuran kinerja organisasi dan laporan kinerja serta keandalan data kinerja, serta diharapkan dapat memantau kinerja organisasi setiap saat (real time), sehingga pemimpin dapat menilai kinerja organisasi maupun bawahannya setiap saat.

Workshop e-SAKIP yang dilaksanakan Badan Litbang Pertanian hari Selasa (27/8) merupakan kegiatan lanjutan dari workshop yang dilaksanakan Biro Perencanaan satu hari sebelumnya (26/8). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Perencanaan, Dr. Ketut G. Mudiarta.

Hasil evaluasi atas akuntabilitas Badan Litbang Pertanian dari tahun 2013 - 2018 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Walaupun tren penilaian terus meningkat dan upaya-upaya peningkatan tetap harus dilakukan.

Seluruh UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian hadir dalam workshop ini, dan dibagi kedalam 10 kelompok dengan didampingi oleh fasilitator yang berasal dari UK/UPT lingkup Balitbangtan yang telah diberikan pemahaman terkait e-SAKIP sebelumnya guna membantu peserta dalam mengoperasikan aplikasi tersebut. Dalam kegiatan ini BBSDLP merupakan fasilitator kelompok 5, dengan peserta kelompok dari BBSDLP, Balittanah, Balitklimat, Balittra, Balingtan, dan BPTP Maluku Utara. Selain didampingi fasilitator, peserta juga dapat bertanya terkait aplikasi e-SAKIP kepada konsultan yang mengembangkan aplikasi tersebut.

Data yang digunakan dalam pengisian e-SAKIP ini adalah dokumen perencanaan seperti PK dan capaiannya serta data base SAS yang digunakan untuk meng-input realisasi anggaran setiap komponen. Untuk target dan realisasi fisik di tiap komponen kegiatan Eselon I, II, III dan IV dalam bentuk persentase progres capaian kegiatan. Hal yang penting dalam proses entry data adalah pemahaman mengenai cascading kegiatan, sehingga diperlukan koordinasi yang baik di antara bagian perencanaan dan satker yang dievaluasi.

Dengan dilaksanakannya workshop e-SAKIP ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pengelola SAKIP lingkup Badan Litbang Pertanian, khususnya dalam melakukan pemantauan Rencana Aksi dan capaian kinerja (IKU), serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang aplikasi e-SAKIP Badan Litbang Pertanian. Selain itu, diharapkan setelah diadakannya workshop ini, semua peserta memiliki persepsi yang sama dan dapat melakukan entry data e-SAKIP serta updating setiap bulannya. Penggunaan aplikasi sistem informasi kinerja berbasis elektronik merupakan salah satu prasyarat penilaian Menpan RB menuju predikat A.