OPAL tenaga surya sama dengan hidroponik pada umumnya, yang membedakan adalah hemat listrik, karena pompa digerakkan listrik yang dihasilkan tenaga surya.

Dinas Pertanian Kota Bogor mengunjungi BBSDLP pada tanggal 27 agustus 2019, mereka ingin melihat OPAL dari dekat. Kunjungan mereka diterima oleh Dr. Yiyi Sulaeman M. Sc (Kabid KSPHP BBSDLP), didampingi oleh Drs. Widhya Adhy (Kasi PHP), Tri Wahyu N (Kajaslit Balitklimat), dan Tri Nandar (Teknisi Balitklimat).

Selama hampir 1 jam diskusi berlangsung antara tamu dinas dan tim BBSDLP. Pada akhir diskusi, disepakati bahwa BBSDLP akan menyerahkan 1 unit OPAL  piramida ke Dinas Pertanian. Dinas menilai OPAL sangat cocok untuk pertanian perkotaan, dan bermaksud mendiseminasikan OPAL ke masyarakat secara langsung.

Dinilai dari segi ekonomi, OPAL tenaga surya mempunyai prospek yang bagus, walau untuk pembuatan awal membutuhkan biaya yang cukup tinggi, namun untuk jangka panjang, bertanam dengan metode ini menguntungkan. (LQ)