Bogor, 27 September 2019. Tim Pemetaan Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) yang pimpin oleh Wahyu Supriatna S.Pd, M.Si  melakukan survey pemetaan gambut di Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten seluma dan Muko Muko dalam rangka  updating sebaran lahan gambut skala 1:50.000 pada bulan April yang lau. Dalam melalukan survey ini, tim dari BBSDLP melakukan deskripsi tanah gambut di lapangan, tingkat kematangan dan ketebalan tanah gambut, luas dan sebaran serta pengambilan sampel tanah untuk dianalisis di laboratorium guna mengetahui sifat dan karakteristik tanah gambut.

Dalam pelaksanaan survei, Tim BBSDLP berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian Seluma Bapak Marah Halim SP, MP, M.Si, M.Ak. Beliau menyampaikan Di Kabupaten Seluma gambut sudah banyak yang mengalami penurunan ketebalan (subsidence) dan mungkin ada yang hilang. Setelah kami survey memang benar gambut hanya terdapat di Kecamatan Air Periukan dengan ketebalan 100 -200 cm. Berdasarkan data gambut BBSDLP 2011 luasan gambut di Seluma 798 Ha skarang tinggal 168 Ha.

Sedangkan tanah gambut di Kabupaten Muko Muko  memiliki ketebalan gambut bervariasi, dari empat kecamatan yang disurvei gambut hanya terdapat di Kecamatan XIV Koto dan Kota Muko Muko dengan kedalaman  bervariasi dari yang dangkal (50 cm) hingga yang dalam dalam (300-400cm). Berdasarkan data gambut BBSDLP 2011 luasan gambut di Muko Muko 7263 Ha sekarang tersisa 5847 Ha. Hilangnya tanah gambut tersebut disebabkan beberapa faktor diantaranya pengolahan lahan yang terlalu intensif dan kebakaran lahan.