Dalam rangka tindak lanjut gerakan petani milenial yang dilaunching Kementerian Pertanian (Kementan), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (bimtek) Pengelolaan Agribisnis untuk Petani Milenial di Palu, Kamis (24/10/2019).

Dalam bimtek ini, sebanyak 30 petani milenial terpilih yang berasal dari 3 kabupaten (Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kota Palu) mendapat materi tentang pengelolaan agribisnis mulai dari karakterisasi usaha agribisnis, komunikasi dan negosiasi, dan pemasaran.

Kepala BBSDLP, yang diwakili oleh Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian, Dr. Yiyi Sulaeman menyampaikan bahwa petani milenial adalah ujung tombak pembangunan pertanian yang perlu dibekali oleh ragam pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

"Bimtek ini adalah bagian dari gerakan petani milenial berorientasi ekspor yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian. Bapak dan ibu hadir adalah untuk bersama-sama meningkatkan pengetahuan, menambah keterampilan tentang pengelolaan agribisnis", ungkap Yiyi dalam sambutannya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Gunawan Bujang menyambut baik bimtek ini dan meminta para peserta menyimak dengan serius dan menerapkan di tempat masing-masing.

"Bimtek pengelolaan agribisnis ini jarang dilaksanakan karena umumnya tentang budidaya. Saya apresiasi pemerintah pusat dan juga para narasumber yang telah membuat bimtek ini ada. Bagi para peserta yang mewakili Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kota Palu agar mengikuti acara dengan baik dan menerapkan hasil bimtek di lingkungannya", ungkap Gunawan dalam sambutannya.

Materi yang disampaikan pada bimtek ini adalah teknik karakterisasi usaha tani agribisnis oleh Prof. Dr. Ir. Made Antara, MP (Univeritas Tadulako), Teknik komunikasi dan negosiasi dalam kemitraan usaha oleh Ir. Ari Wibadi (Praktisi Pertanian Organik dan Exportir), dan Strategi dan teknik pemasaran oleh Dr. Rosyida, SE, MP (Universitas Tadulako). Materi ini adalah kunci untuk manajemen agribisnis.

Pada bimtek juga disimak sambutan melalui video dari Kepala Badan PPSDM, Prof. Dr. Dedi Nursyamsi, M.Agr yang membakar semangat para peserta untuk sungguh-sungguh meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam berkarya.

Bimtek juga menghadirkan motivator Agribisnis Sulawesi Tengah, Drs. H. Taswim Borman yang membangkitkan motivasi dan jiwa kewirausahaan agribisnis. Sementara itu, Ir. Muh. Adam, M.M, M.Si, Kabid Penyuluhan Sulawesi Tengah memperkenalkan peserta tentang kondisi terkini usaha tani agribisnis di Sulawesi Tengah.

"Bimtek pengelolaan agribisnis ini ingin mengajak peserta tidak hanya menjadi petani tetapi juga pengusaha tani. Kita perkuat di ketiga aspek, yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap", tutup Yiyi. Saefoel Bachri/(bs)

Sumber berita: https://pilarpertanian.com/mampukan-petani-milenial-litbang-pertanian-bimtek-an-pengelolaan-agrobisnis

 

Link berita terkait bimtek petani milenial : 

http://mobile.rilis.id/pacu-kemampuanpetani-milenial-litbang-pertanian-selenggarakan-pengelolaan-agrobisnis

http://technology-indonesia.com/pertanian-dan-pangan/inovasi-pertanian/balitbangtan-gelar-bimtek-pengelolaan-agrobisnis-untuk-petani-milenial/

https://www.beritarayaonline.co.id/mampukan-petani-milenial-litbang-pertanian-bimtekan-pengelolaan-agrobisnis/

http://www.swadayaonline.com/artikel/4522/Mampukan-Petani-Milenial-Litbang-Pertanian-Bimtek-Pengelolaan-Agrobisnis/