Bogor,  Tiga mahasiswa Ilmu Tanah Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, berhasil merebut juara pertama Lomba Penilaian Tanah atau Soil Judging Contest tingkat nasional. Ketiganya: Dwika Graha Santana, Muhammad Kholil Masruri, dan Noviani Putri mengalahkan 21 tim dari universitas lain di Indonesia dan Australia.

Unpad juga memboyong juara umum karena tim yang lain merebut runner up. “Susah payah kami berlatih berhari-hari dan mengikuti seleksi internal di Bandung akhirnya berbuah manis,” kata Noviani Putri.

Dengan kemenangan itu Unpad memboyong piala bergilir yang semula dipegang oleh mahasiswa Ilmu Tanah dari Institut Pertanian Bogor yang absen pada lomba kali ini. Sementara tim dari Universitas Andalas, Padang, merebut posisi ketiga.

Lomba yang digelar oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor, juga menganugerahkan juara favorit bagi tim dari Universitas Sydney. “Mereka memiliki sistem klasifikasi tanah yang berbeda, tetapi mampu mengikuti jalannya perlombaan dengan baik,” kata Ketua Juri, Prof. Sukarman.

Kontes tersebut digelar dalam rangkaian peringatan Hari Tanah se Dunia dengan tema “Stop Erosi Tanah, Selamatkan Masa Depan Kita” yang berlangsung di Kampus Penelitian dan Pengembangan Pertanian Cimanggu, Bogor (5/12/2019).

Tim yang bertanding berasal dari Universitas Andalas (Unand), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta (UPN Yogyakarta), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Pembangunan Veteran Jawa Timur (UPN Jatim), Universitas Jember (UNEJ), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Halueleo, dan The University of Sydney Australia.

Menurut ketua pelaksana, Dr. Yiyi Sulaeman, M.Sc, peserta melakukan selidik cepat tanah untuk menentukan jenis dan klasifikasi tanah serta kesesuaian lahannya. Penilaian juga meliputi teknik menyidik tanah secara cepat serta kerjasama tim. Tim juri juga menetapkan Juara harapan 1 UGM Tim A, juara harapan 2 UNS Tim B, dan juara harapan 3 UNEJ Tim A. (Rachmat Abdul Gani)

 

 Sumber : Technology-Indonesia.com