Sukabumi, BBSDLP membentuk tim Soil Atlas untuk kerjakan proyek dengan Asian Food & Agriculture Cooperation Initiative (AFACI). Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Husnain, selaku Kepala BBSDLP, sedangkan untuk kegiatanya sendiri di pimpin oleh Dr. Yiyi Sulaeman selaku Kabid KSPHP, sedangkan peneliti yang dirangkul adalah Dr. Markus Anda. Kerjasama antara BBSDLP dan The Food and Agriculture Organization ( FAO) meliputi pembuatan peta atlas Indonesia skala 1:500.000.

Kemarin, 26-30 Desember 2019, tim Soil Atlas  melakukan pengumpulan data, klasifikasi tanah, serta verifikasi lahan. Pengumpulan data dilaksanakan di Cisarua, Kab. Bogor.  Dalam penyiapan pembuatan peta atlas skala 1:500.000 ini, tim mulai mengumpulkan data-data dan mebuat klasifikasi tanah untuk pulau Sumatera.

Untuk verifikasi lahan, tim menuju ke Sukabumi, tempat-tempat yang diambil profilnya antara lain daerah Pasirhuni, Kecamatan Jampang, Desa Cirajeg Kecamatan Purabaya, serta Desa Batucuri Kecamatan Sagaranten. Ketiga daerah tersebut dipilih dikarenakan memiliki elevasi dan struktur tanah yang berbeda. Dalam verifikasi lahan kemarin, tim menentukan klasifikasi tanah, dengan cara mengukur kedalaman tanah, menentukan lapisan tanah, menentukan jenis dan teksrur tanah, serta mengukur kadar pH tanah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan target quartal pertama dalam penyiapan peta skala 1:500.000 dapat tercapai, sehingga proyek kerjasama menjadi lancar. (LQ)