Kamis, 9 Januari 2020. Kegiatan Penelitian dan Pengembangan BBSDLP TA. 2019 terbagi menjadi 6 kelompok, yaitu (1) Peta; (2) Teknologi; (3) Diseminasi; (4) Rekomendasi; (5) Kerjasama Penelitian; dan (6) Layanan. Kegiatan yang akan dievaluasi berjumlah 26 laporan, yang terdiri dari 20 RPTP dan 6 RDHP.

kegiatan dan evaluator terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu (1) Kelompok Peta, mengevaluasi 6 laporan akhir dengan evaluator Dr. Baba Barus (IPB), Dr. Trip Alihamsyah, dan Ir. Sofyan Ritung, M.Sc; (2) Kelompok Teknologi, mengevaluasi 6 laporan akhir dengan evaluator Dr. Chendy Tafakresnanto dan Dr. Sri Rochayati; (3) Kelompok Rekomendasi, mengevaluasi 7 laporan akhir dengan evaluator Prof. Fahmuddin Agus, Prof. Irsal Las, Prof. Sukarman, dan Prof. Hidayat Pawitan (IPB); dan (4) Kelompok Diseminasi, Kerjasama, dan Layanan, mengevaluasi 7 laporan akhir dengan evaluator Ir. Anny Mulyani, MS, Prof. Made Oka Adnyana, Dr. Mamat HS, dan Dr. Muhrizal Sarwani.

Dalam arahannya, Ibu Kepala BBSDLP menyampaikan :

  1. Diharapkan kegiatan evaluasi ini dapat memberikan masukan untuk kegiatan TA. 2020 dan 5 tahun mendatang.
  2. Arahan Menteri Pertanian harus memegang key person dari setiap daerah di Indonesia.
  3. Saat ini sudah harus memastikan produk, teknologi, dan rekomendasi, serta policy brief yang dibutuhkan oleh user di setiap daerah.
  4. Diharapkan hasil kegiatan evaluasi laporan akhir TA. 2019 ini dapat memberikan masukan yang konstruktif untuk kegiatan evaluasi proposal TA. 2020.
  5. Diharapkan kegiatan lingkup BBSDLP yang menghasilkan produk ataupun teknologi dapat bergabung, agar lebih komprehensif dan luasannya bisa lebih besar karena terdapat padu padan antar Balit lingkup BBSDLP.
  6. Kegiatan pemetaan TA. 2020 akan dilakukan seperti yang sudah dirancang.
  7. Diharapkan hasil evaluasi laporan akhir ini dapat menjadi pembelajaran bagi penanggungjawab.
  8. Koordinasi, komunikasi, dan sinkronisasi kegiatan antar Balai lingkup BBSDLP penting dilakukan.
  9. BPK sudah masuk dari mulai Bulan Januari ini.

Ketua Evaluator menegaskan dalam arahannya bahwa :

  1. Pembahasan terhadap laporan akhir tidak terlalu mendetail oleh evaluator, yang terpenting adalah output yang dihasilkan apakah sudah memenuhi apa yang sudah tertulis dalam proposal (tujuan jangka pendek dan tujuan akhir).
  2. Apakah terdapat pembaharuan dari kegiatan yang di evaluasi tersebut. Karena walaupun metodologinya sama, tetapi harus ada pembaharuan terhadap isi.
  3. Perlu dicermati oleh evaluator apakah kesimpulan sudah menjawab tujuan dan keluaran dalam proposal.
  4. Selain itu juga perlu dicermati, biasanya dalam proposal terdapat output penulisan makalah.
  5. Hasil evaluasi perlu ditindaklanjuti oleh penanggungjawab.
  6. Setelah penanggungjawab memperbaiki laporan hasil evaluasi, Bidang PE perlu mencermati apakah saran evaluator sudah ditindaklanjuti oleh penanggungjawab (SN).