Riset 2013

Ketahanan pangan dan peningkatan produksi pertanian dapat dicapai baik melalui program intensifikasi, diversifikasi, maupun ekstensifikasi. Pulau Kalimantan  dan Papua memiliki cadangan areal luas untuk dikembangkan sebagai sentra-sentra produksi pertanian. Untuk mendukung pengembangan wilayah di Pulau Kalimantan dan Papua Barat, data dan informasi spasial sumberdaya tanah pada skala 1:250.000 atau lebih besar sangat diperlukan sebagai dasar perencanaan pembangunan, khususnya sektor pertanian.

Provinsi Kalimantan Tengah, dan Papua Barat, sebagian besar  telah selesai dipetakan sumberdaya tanahnya dalam tingkat tinjau, akan tetapi masih bersifat parsial dan belum diseragamkan secara menyeluruh, karena dilakukan dalam beberapa tahun anggaran dan tim pemetaan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan penggabungan melalui kompilasi, korelasi dan evaluasi untuk menyeragamkan isi legenda peta agar menjadi satu Provinsi Kalimantan Tengah dan Papua Barat  yang utuh.  

Penelitian  dilakukan secara desk work dengan pendekatan kompilasi dan korelasi melalui penelaahan delineasi poligon-poligon satuan peta tanah (SPT) dan isi legenda peta termasuk re-klasifikasi tanahnya, untuk setiap lembar peta. Seluruh delineasi peta dipindahkan kembali pada peta dasar baru yang sudah diseragamkan. Data citra penginderaan jauh (landsat), kontur digital, dan peta geologi digunakan sebagai referensi untuk membantu re-interpretasi daerah-daerah lembar peta yang berbatasan apabila terdapat perbedaan. Teknik GIS digunakan dalam proses penggabungan peta-peta tersebut.

Tujuan kegiatan adalah (1) Melakukan kompilasi, korelasi, dan evaluasi data dan peta-peta tanah tingkat tinjau, skala 1:250.000, dan untuk keseragaman format dan isi legenda peta, menyusun Atlas Peta Sumberdaya Tanah Provinsi Kalteng dan Papua Barat, (2) Menyusun naskah laporan pelaksanaan kegiatan kompilasi, korelasi, dan Atlas Peta Sumberdaya lahan Provinsi Kalimantan Tengah dan Papua Barat, sebagai bahan siap cetak untuk diterbitkan, dan (3) Menyusun basis data sumberdaya lahan untuk Provinsi Kalimantan Tengah dan Papua Barat.

Keluaran dari penelitian ini adalah Atlas Peta Sumberdaya Tanah seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan Papua Barat, skala 1:250.000 yang telah diseragamkan dan digabungkan, yang dilengkapi dengan legenda peta dan naskah penjelasannya. Selanjutnya peta-peta tersebut diformat dalam bentuk Atlas, untuk selanjutnya diperbanyak dan disebarkan kepada stakeholder. Dengan tersedianya data dan informasi spasial sumberdaya Lahan/tanah yang handal dan mutakhir, diharapkan perencanaan pembangunan pertanian yang berwawasan lingkungan dapat diwujudkan sesuai dengan potensi lahannya.

 

Kata kunci: Kalimantan Tengah, Papua Barat, Peta Sumberdaya Lahan, Satuan Peta Lahan/Tanah, Sistem Informasi Geografi

Peneliti : Ir. Suparto, MP.