Data/informasi sumberdaya lahan yang rinci, akurat dan tersedia sangat diperlukan oleh berbagai pihak terkait dengan pemanfaatan dan pengelolaan lahan yang optimal untuk pengembangan pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Data sumberdaya lahan yang tersedia di Belitung Timur sangat terbatas dan sudah tidak sesuai lagi dengan tuntutan pengguna yang menghendaki informasi yang lebih detil terkait dengan peningkatan jumlah penduduk, kebutuhan pangan dan tuntutan pembangunan yang sangat cepat sehingga kebutuhan akan lahan sangat tinggi dan perubahan penggunaan lahan terjadi sangat cepat dan intensif. Sementara itu telah banyak lahan-lahan terdegradasi dan terlantar terutama di areal bekas pertambangan dan lahan-lahan di sekitarnya yang terkena dampak akibat penambangan timah baik legal maupun ilegal yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Kondisi ini mengancam keberlangsungan pembangunan pertanian dan meningkatkan kerawanan pangan. Sementara itu, lahan sawah yang diduga telah terdegradasi belum terkelola dengan baik, produktivitas masih rendah dan lahan belum dimanfaatkan secara optimal. Kegagalan panen dan rendahnya produktivitas padi dilaporkan antara lain disebabkan oleh kurangnya air pengairan di musim kemarau dan lahan kebanjiran di musim penghujan, pengaruh pencemaran lingkungan (logam berat), salinitas, keracunan besi dan sulfat masam.  Oleh karena itu upaya pemulihan lahan dan percepatan peningkatan produktivitas lahan sawah terdegradasi di Belitung Timur perlu dilakukan berdasarkan pada arahan rekomendasi pengembangan komoditas dan tehnologi pengelolaan lahan spesifik lokasi sesuai dengan karakteristik dan potensi lahannya untuk mendukung program ketahanan pangan, antisipasi perubahan iklim dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Tujuan penelitian adalah (i) melakukan survei identifikasi lahan secara cepat sebagai dasar untuk penyusunan rekomendasi pemupukan dan kesesuaian lahan tanaman semusim, (ii) menyusun zonasi pengembangan komoditas dan teknologi pengelolaan lahan spesifik lokasi, (iii) melaksanakan pemulihan lahan dan percepatan peningkatan produktivitas lahan sawah pada beberapa lokasi percontohan sesuai zonasi pengembangannya. Lingkup kegiatan penelitian terdiri dari (i) deskwork untuk penyiapan bahan dan pengolahan data, (ii) analisis contoh tanah dan air di laboratorium dan (iii) kegiatan lapangan untuk survei identifikasi lahan dan pelaksanaan teknis pemulihan lahan. Kegiatan penelitian meliputi beberapa tahapan, yaitu: (1) survei identifikasi lahan secara cepat pada lahan sawah eksisting seluas 500 ha di Desa Nunjau dan di lahan pengembangan sawah seluas 1.500 ha di Desa Merante, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, (2) analisis contoh tanah dan air di laboratorium untuk penyusunan peta status hara tanah dan rekomendasi pemupukan spesifik lokasi, serta analisis kesesuaian lahan tanaman semusim, (3) penyusunan zonasi rekomendasi pengembangan komoditas dan teknologi pengelolaan lahan spesifik lokasi, (4) pelaksanaan teknis pemulihan lahan dan percepatan peningkatan produktivitas lahan sawah pada beberapa lokasi percontohan sesuai zonasi pengembangannya.  Keluaran penelitian terdiri dari: (1) Data/informasi karakteristik dan potensi lahan sawah di Belitung Timur, (2) Peta status hara tanah sawah dan rekomendasi pemupukan spesifik lokasi, (3) Peta kesesuaian lahan dan arahan pengembangan komoditas tanaman semusim, (4) Zonasi pengembangan komoditas dan teknologi pengelolaan lahan spesifik lokasi, dan (5) Lokasi percontohan pemulihan lahan dan peningkatan produktivitas lahan sawah sesuai zonasi pengembangannya. 

Kata kunci: Lahan sawah, pemulihan lahan, peningkatan produktivitas, Belitung Timur

Peneliti : Dr. Ir. D. Subardja, M.Sc.