Riset 2015

Tahun 2015 adalah tahun pertama Renstra 2015-2019 dan isu perubahan iklim akan tetap menjadi salah satu isu yang akan mewarnai Renstra tersebut. Oleh sebab itu berbagai kajian, analisis, sintensis, dan implementasi kebijakan dalam menghadapi dampak perubahan iklim masih diperlukan. Secara spesifik kegiatan Koordinasi Litbang dan Kajian Analisis Sintesis Kebijakan Perubahan Iklim pada Sektor Pertanian di tahun 2015 bertujuan untuk menyusun: (1) Rekomendasi hasil kajian dan pemetaan kerentanan pertanian menghadapi perubahan iklim, (2) Rekomendasi implementasi SPTLKIK, (3) Rekomendasi hasil kajian sosial ekonomi sebagai dampak perubahan iklim, (4) Rekomendasi hasil kajian dampak perubahan iklim terhadap ketahanan pangan dan sosial ekonomi pada lahan sawah, dan (5) Rekomendasi hasil litbang teknologi adaptif untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Konsorsium penelitian dilaksanakan secara holistik dan bersinergi yang dilaksanakan dalam bentuk komunikasi, diskusi, konsultasi pelaksanaan kegiatan lapang, FGD, dan interaksi dengan berbagai instansi dan pakar-pakar terkait. Kegiatan ini lebih bersifat koordinasi, sinkronisasi, dan pendampingan serta dalam rangka strategi dan kebijakan terkait mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Kegiatan lapang bersifat pengembangan teknologi, pendampingan, sosialisasi untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam menghasilkan teknologi adaptif terhadap dampak perubahan iklim, meningkatkan kualitas dan daya dukung lahan pertanian. Selain itu kegiatan ini juga melakukan identifikasi dan pengembangan teknologi dan model adaptasi dan mitigasi untuk pengelolaan sumber daya lahan pertanian menghadapi perubahan iklim. Hasil dari penelitian konsorsium ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan berupa policy brief dan bahan advokasi terkait upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, optimalisasi lahan kering iklim kering.

Peneliti : Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr