Jagung merupakan salah satu komoditas sebagai sasaran swasembada disamping enam komoditas lainnya (padi, kedelai, daging, bawang, merah, dan tebu), pada program Upaya Khusus Swasembada Pangan. Data dan informasi yang akurat sangat diperlukan untuk dijadikan rujukan dalam perencanaan dan pengelolaan pertanian di Indonesia. Data inderaja dapat memberikan informasi secara keruangan, berseri waktu, dan cepat dapat digunakan untuk memantau luas tanam dan panen serta perkiraan waktu panen tanaman jagung.

Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) mengembangkan model berbasis inderaja untuk identifikasi fase pertumbuhan tanaman jagung di sentra pertanian di Indonesia untuk perencanaan sarana dan prasarana pertanian mendukung Upaya Khusus Swasembada Pangan dan 2) menyusun informasi spasial, tabular, dan temporal luas tanam dan luas panen, serta perkiraan produksi jagung dari analisis data citra inderaja. Pengembangan model SC tersebut menggunakan Enhanced Vegetation Index (EVI) dan Normalized Difference Water Index (NDWI) yang dianalisis dari citra satelit Landsat 8.

Kegiatan Penelitian dan Pengembangan dan Verifikasi Model Standing Crop Padi, Jagung, dan Kedele Berbasis Data Satelit Inderaja untuk Mendukung Upaya Khusus Swasembada Pangan ini menghasilkan model Standing Crop (SC)  jagung berbasis penginderaan jauh untuk lahan sawah dan lahan kering. Akurasi model SC saat ini masih 50–58%, yaitu di daerah Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan <50% untuk daerah lainnya. Peningkatan akurasi model perlu ditingkatkan salah satunya dengan mendelineasi lahan-lahan yang ditanami jagung.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi luas tanam, panen, dan estimasi waktu panen jagung yang lebih aktual. Informasi yang disampaikan melalui sistem informasi pemantauan tanaman pertanian ini dapat saling melengkapi sistem informasi yang telah ada. Dengan dilengkapi informasi pemupukan berimbang, varietas dan proporsi benih yang dianjurkan, serta informasi rawan bencana banjir, kekeringan dan OPT perlu dilakukan, dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam penyusunan rencana pengelolaan pertanian tanaman pangan di seluruh wilayah di Indonesia.

Peneliti : Dr. Ir. Rizatus Shofiyati, M.Sc