JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
(Reading time: 1 - 2 minutes)

Mahalnya harga bawang putih beberapa waktu lalu membuat Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul memutar otak. Rencananya varietas bawang putih akan dikembangkan di Gunungkidul agar dapat mencukupi kebutuhan dan tidak terpengaruh dengan kenaikkan harga.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto Kebutuhan akan bawang putih di Kabupaten Gunungkidul masih bergantung pasokan dari daerah lain. Hal ini berakibat sering terjadinya lonjakan harga jika terjadi kelangkaan.

Untuk itu pihaknya berencana mengembangkan komoditas bawang putih di Gunungkidul. “Kami baru mencari varietas yang cocok, untuk bawang putih yang dapat ditanam di sini. Lokasinya ada di Desa Logandeng, yang dulu sempat menjadi pusat bawang putih,” ujarnya, Minggu  (9/7/2017).

Menurutnya Logandeng dipilih karena lokasinya cocok untuk pengembangan bawang putih. Ia pun kini tengah menjalin kerja sama dengan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY, untuk mencari varietas yang cocok untuk ditanam.

Dia bercerita, bawang putih pernah ada dan ditanam di Gunungkidul pada tahun 1990 lalu. Namun lahannya terbatas, jumlah petani yang menanam sedikit. Dan kini pun sudah tak bersisa lagi.

Sedikitnya petani yang menanam bawang putih ini dikarenakan lahan yang ada di Gunungkidul tidak cocok untuk pertumbuhan bawang. Pasalnya bawang putih membutuhkan lokasi yang tinggi dan ketersediaan air yang melimpah. Data tersebut berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan untuk pengembangan Bawang Putih yang dilakukan oleh  Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP).

Akibatnya tidak ada pasokan bawang putih dari Gunungkidul sendiri. Sehingga membuat harga komoditas ini melonjak tinggi pada waktu – waktu tertentu, seperti saat momen lebaran lalu.

“Kami masih bergantung dari daerah lain seperti Brebes, Pemalang, Wonosobo, Boyolali dan Karanganyar. Di sini tidak ada yang menanamnya. Sehingga sangat mungkin terjadi kelangkaan dan lonjakan harga bawang putih,” ujar Bambang.