JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Terkini

Kunjungan Mahasiswa Universitas Jambi

(Reading time: 1 minute)










Sebanyak 40 mahasiswa dari Fakultas Pertanian Universitas Jambi melakukan kunjungan ke BBSDLP dan laboratorium BBSDLP serta Balittanah pada 12 Juni 2015. Kunjungan bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai ilmu tanah. Acara diterima oleh Kasi PHP dan beberapa peneliti BBSDLP dan Balitbangtan. Pada saat penerimaan, selain pembukaan dan pengenalan profil Balitbangtan lewat video, mahasiswa melakukan sesi tanya jawab dengan para peneliti yaitu, Dr. Maswar, Dr. Kusumo Nugroho, Dr. Joko Purnomo, Dr. IGP Wigena, Ropik, S.IP. M.Si, dan Saefoel Bachri S.Kom., M.Si.

Selain diskusi di ruangan, juga dilakukan

kunjungan ke laboratorium Informasi Geospasial dan Analisis Sistem (IGAS), laboratorium kimia tanah, laboratorium mikrobiologi tanah, dan laboratorium fisika tanah.

 

Kunjungan Land Development Department (LDD) Thailand

(Reading time: 1 - 2 minutes)

Land Development Department (LDD) merupakan lembaga di bawah Ministry of Agriculture and Cooperatives Thailand. Lembaga ini mempunyai tugas untuk melakukan survei tanah dan analisis sebagai dasar penetapan klasifikasi tanah dan pemanfaatan peta; pengembangan lahan; serta menentukan kawasan penggunaan lahan dan kawasan konservasi tanah dan air sesuai sensus tanah.

Pada 26 Mei 2015, LDD melakukan kunjungan ke BBSDLP terkait dengan proyek kerjasama antara Balitbangtan dengan LDD. Dalam acara pembukaan, Dr. Chandra mewakili Balitbangtan dan Dr. Edi Husen mewakili kepala BBSDLP memberikan sambutan singkat terkait kunjungan ini. Selain itu, disampaikan beberapa presentasi mengenai profil lembaga masing-masing dan berbagai bidang hasil penelitian serta inovasi dalam bidang pertanian. BBSDLP yang diwakili oleh

Dr. Rahmah menyampaikan presentasi dengan judul “R & D on Adaptation and Mitigation of Climate Change in Indonesian Agriculture”. Setelah acara presentasi, dilakukan kunjungan ke petak pamer laboratorium kimia, laboratorium mikrobiologi, dan laboratorium fisika tanah. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke UK/UPT lingkup Kampus Pertanian Cimanggu yaitu Balitklimat, BB Biogen, Puslitbang Perkebunan, dan BB Pascapanen.

Adanya kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai dampak alih fungsi lahan pada lingkungan; dan kemampuan peneliti Balitbangtan dan LDD mengenai tanah, ekologi, dan lingkungan dimana hasil selanjutnya dapat disebarluaskan ke beberapa negara tetangga lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sarasehan Forum Komunikasi Profesor Riset

(Reading time: 1 minute)

Acara Sarasehan Forum Komunikasi Profesor Riset dihadiri oleh Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran Sulaiman, acara yang dilaksanakan pada 19 Mei 2015 di Auditorium Sadikin Sumintawikarta. Dalam arahannya beliau menekankan pentingnya dukungan nyata para professor riset untuk diaplikasikan dalam program swasembada pangan. Dalam sarasehan tersebut, beliau juga menandatangani SK terkait program UPSUS (Upaya Khusus) 7 komoditas strategis.

Sosialisasi Inovasi Teknologi Sumberdaya Lahan Pertanian

(Reading time: 1 - 2 minutes)

Kunjungan Sosialisasi Inovasi Teknologi Sumberdaya Lahan Pertanian dilaksanankan pada 15 Mei 2015 di gedung BP3K Kabupaten Pangandaran, dihadiri oleh sekitar 80 orang penyuluh; perwakilan Dinas Kelautan, Pertanian dan Kehutanan; dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Pangandaran. Sosialisasi ini bertujuan untuk mendiseminasikan hasil pengembangan teknologi dan inovasi BBSDLP kepada para penyuluh untuk selanjutnya didiseminasikan kembali kepada para petani di Kabupaten Pangandaran dengan sasaran akhir untuk meningkatkan produksi pertanian.

Materi sosialisasi yang pertama dipresentasikan oleh Dr. Aris Pramudia dengan judul “Prediksi Iklim, Kalender Tanam, dan Potensi Tanam Provinsi Jawa Barat dan Kab. Pangandaran”. Kalender Tanam (KATAM) merupakan alat bantu untuk memberikan informasi mengenai prediksi iklim, waktu tanam, bencana, rekomendasi sarana produksi pertanian, serta sistem pemantauannya untuk tanaman padi, jagung, dan kedelai di lahan sawah dan lahan rawa, berdasarkan kondisi prediksi iklim dan tipologi lahan hingga level kecamatan. Diharapkan petani dan penyuluh dapat memaksimalkan penggunaan KATAM yang sudah semakin mudah dan informatif.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Rhizatus Shofiyati dengan judul “Standing Crop dan Prakiraan Produksi Padi Sawah”. Standing crop diharapkan dapat memudahkan kerja Kementan khususnya dalam berinteraksi dengan Dinas Pertanian di daerah. Saat ini, Balitbangtan berhasil mempercepat analisis standing crop menggunakan Citra MODIS yang dirilis NASA.

Dr. Wiwik Hartatik sebagai pemateri ketiga menyampaikan tentang unsur hara tanah dan pemupukan berimbang. Sebelum melakukan pemupukan harus dilihat terlebih dahulu kondisi tanahnya dengan menggunakan perangkat uji, sehingga pemupukan dilakukan dengan dosis yang tepat dan efisien. Pada sesi ini juga dilakukan praktek penggunaan perangkat uji pupuk dimana para penyuluh yang hadir sangat antusias untuk mencoba mempraktekkan perangkat uji tersebut. Selain sosialisasi, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan PUTS , PUP, dan PUTK kepada 10 BPP kecamatan di Kabupaten Pangandaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Seminar Dua Mingguan #4

(Reading time: 1 minute)











Seminar Dua Mingguan BBSDLP yang dilaksanakan pada 13 Mei 2015, dihadiri oleh peneliti serta litkayasa di lingkup Kampus Pertanian Cimanggu dengan menghadirkan pembicara yaitu Dr. Achmad Rachman dan Dr. I Wayan Swastika.

Dr. Achmad Rachman dalam presentasinya yang berjudul “Pengelolaan Sistem Informasi Lahan Pertanian” menekankan mengenai pentingnya peran sektor pertanian Indonesia sebagai salah satu produsen utama kakao, kelapa sawit, dan karet di pangsa pasar dunia. Dalam rangka mendukung pembangunan sektor pertanian khususnya dalam pengelolaan lahan yang lebih baik, Balitbangtan dalam hal ini Balittanah membuat sebuah program yang dinamakan Sistem Informasi Pengelolaan Lahan. Sistem ini menggunakan skala peta tanah 1:250.000; peta iklim skala 1:1.000.000; dan perhitungan erosi skala petak (22,1 x 9 m).

Sedangkan Dr. I Wayan Swastika dalam presentasinya yang berjudul “Analisis Spektogram Peran Humat dalam Pengendalian Al dan Peningkatan Serapan P pada Tanaman Jagung di Ultisol” mengemukakan mengenai pemberian asam humat yang diekstrak dari pukan dan kompos jerami untuk mengendalikan kelarutan Al di tanah Ultisol.