JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

SPLaSH (Sistem Pengelolaan Lahan sesuai Harkat)

(Reading time: 1 minute)

SPLaSh merupakan program perencanaan aplikasi teknik koneservasi tanah dan air secara tepat dan cepat sesuai kondisi biofisik lahan dan mampu memberikan rekomendasi pegelolaan sumberdaya lahan berdasarkan eksisting data lahan. Manfaat: Merancang dan mengelola suatu kawasan DAS berdasarkan erosi dan sedimentasi sehingga kerusakan lahan dapat dihindarkan dan penggunaan lahannya dapat lestari.

 

Info lebih lanjut hubungi: Balai Penelitian Tanah

Tithoganic

(Reading time: 1 minute)

Tithoganic merupakan pupuk kandang yang diperkaya dengan bahan mineral dan bahan hijauan Tithonia diversifolia, yang mempunyai kadar hara N, P dan K tinggi.

Tithoganic mampu mengefisienkan dosis pupuk organik sampai 50% dengan efek  yang sama,  serta dapat mengurangi penggunaan pupuk an-organik 30%. Kegunaannya adalah Memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Menyediakan unsur hara makro N, P,  K, Ca, Mg dan S dan unsur hara mikro Cu, Zn, Mn dan Fe serta hormon tumbuh tanaman.

 

Info lengkap hubungi: Balai Penelitian Tanah

Urea Berlapiskan Arang Aktif

(Reading time: 1 minute)

Arang aktif merupakan salah satu teknologi untuk mengurangi resiko pencemaran lingkungan pertanian. Selain itu arang aktif dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi pupuk nitrogen sebagai pelapis pupuk N seperti urea. Tanaman pertanian umumnya hanya memanfaatkan 30-40% pupuk N yang diberikan dan sebagian besar hilang melalui proses volatilisasi ammonia, denitrifikasi, perlindian, dan limpasan permukaan.

Arang aktif yang berasal dari limbah pertanian  digunakan untuk melapisi pupuk urea, sehingga pupuk urea tidak mudah menguap, tidak mudah meleleh bilamana kepanasan, tidak lengket bila dipegang, dan bersifat lambat urai bila diaplikasikan ke dalam tanah pertanian. Pupuk urea yang telah dilapisi arang aktif memiliki kadar air ± 10%.

Teknologi ini telah dipatenkan dengan nomor paten P00200900630 dan P00201000708 dan mendapat lisensi dari PT Nutrimas Agro Indonesia dengan perjanjian lisensi nomor perjanjian 493.1/OT.220/1.8.4/11/2012 (Balingtan) dan 19/PKS/NAI-BLGT/XI/2012 (PT Nutrimas Agro Indonesia). Beberapa instansi pemerintah terutama lingkup Badan Litbang Pertanian telah mengadopsi dan mengembangkannya untuk perbaikan pengelolaan pupuk N di lahan pertanian spesifik lokasi.

Info lengkap produk : Balai Penelitian Lingkungan Pertanian