kediri2KEDIRI – Rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani Milenial yang difasilitasi oleh BBSDLP di Jawa Timur diakhiri di Kabupaten Kediri tepatnya di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Agro Utama Mandiri, Kamis (29/4). Kegiatan yang merupakan hilirisasi teknologi BBSDLP ini dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR RI Ir. Endro Hermono, MBA; Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Anang Widodo, SP; Kepala Bidang Tanaman Pangan Ir. Tri Retnani Yeni Astuti; Narasumber Bimtek (Koordinator KSPHP BBSDLP, Dr. Asmarhansyah dan Peneliti BPTP Jawa Timur Ir. Handoko, M.Sc), serta owner salah satu perusahaan agribisnis Tarwa Mustopa, SP, M.Agr. Yang tidak kalah menarik, peserta yang datang mencapai 60 orang petani dan penyuluh dari 26 Kecamatan di Kabupaten Kediri.

Dr. Asmarhansyah dalam sambutannya mewakili Kepala BBSDLP menyatakan bahwa BBSDLP sudah banyak menghasilkan teknologi salah satunya Mobile Klinik Pertanian (MKP) dalam rangka mendekatkan teknologi ke petani dan penyuluh dengan dilengkapi fasilitas laptop dan modem untuk akses SISCrop1.0 yang mampu memberikan informasi terkini tentang pertanaman di lokasi tersebut. Asmarhansyah berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan emas ini untuk berinteraksi dengan narasumber dan juga menyalurkan aspirasi kepada Ir. Endro Hermono, MBA sebagai Anggota Komisi IV DPR RI.

kediri1Senada dengan Dr. Asmarhansyah, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri yang dalam sambutannya disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan Ir. Tri Retnani Yeni Astuti, menyatakan harapannya agar petani mampu memanfaatkan momen emas yang menguntungkan ini untuk menimba ilmu. “Harapan saya, para penyuluh dapat me-review yang sudah dipelajari syukur-syukur memperoleh pengetahuan terkait teknologi baru, juga petani mampu menambah pengetahuan dari bimtek ini,” ujar Tri. Selanjutnya Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Anang Widodo, SP menyampaikan apresiasinya kepada BBSDLP karena telah memilih Kabupaten Kediri sebagai salah satu lokasi Bimtek. Beliau sangat berharap banyak ada inovasi-inovasi untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Kediri.

Usai membuka acara Bimtek secara resmi, Anggota Komisi IV DPR RI Ir. Endro Hermono, MBA menggarisbawahi Tarwa Mustopa, SP, M.Agr. yang dulunya petani kecil dengan bimbingan yang baik dari Kementan (BBPSDMP dan Balitbangtan) mampu sukses dan maju.

“Jadi bimbingan teknis itu penting untuk meningkatkan kapasitas petani milenial supaya tidak ketinggalan jaman. Jangan sampai kesimpulan yang diambil oleh petani itu salah, perlu pembimbingan dari ahlinya (Balitbangtan). Moga-moga bisa sukses semua seperti Pak Tarwa ini,” kata Endro.

Endro juga menyampaikan harapannya untuk melawan impor dengan bimbingan teknologi dari Balitbangtan. “Insyaallah Kediri akan menjadi petani-petani tangguh dengan memanfaatkan teknologi yang ada pada buku ini (600 teknologi Balitbangtan). Ini saya serahkan kepada Kepala Dinas, mudah-mudahan bisa menyebar kepada petani-petani milenial di Kediri ini,” pungkas Endro.

Selanjutnya dalam sesi materi, Dr. Asmarhansyah selaku narasumber bimtek menerangkan pemupukan berimbang berdasarkan rekomendasi dari aplikasi SISCrop1.0 serta permasalahan pupuk subsidi. Kemudian Ir. Handoko, M.Sc. menguraikan tentang Penanggulangan OPT, terutama tikus pada pertanaman padi yang merupakan hama utama. Hal tersebut disebabkan 1 (satu) ekor tikus mampu merusak padi hingga 200 rumpun serta kemampuannya mencium padi yang matang (berisi) sejauh 2 km. (NC/AS/LQ)

Copyright © 2017 Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian. All Rights Reserved.
Jl. Tentara Pelajar No. 12, Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu - Bogor 16114
Telpon: 0251-8323011, 8323012 Fax: 0251-8311256 Email: sekretariatbbsdlp@yahoo.com atau bbsdlp@litbang.pertanian.go.id