DOdompu2MPU - Upaya pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian dalam  meningkatan keterampilan dan pengetahuan para petani milenial telah dilakukan dengan sungguh-sungguh, antara lain melalui pelaksanaan berbagai pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek).

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) telah dan terus melaksanakan berbagai Bimtek dalam rangka mendukung peningkatan kemampuan para petani. Salah satunya adalah Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani Milenial yang dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, NTB (9/6/2021).

Bimtek dibuka secara langsung oleh anggota Komisi IV DPR RI, H. Muhammad Syafrudin, S.T., M.M. dan dihadiri 50 petani dan Penuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dompu.  Syafrudin memotivasi petani dan menekankan agar kegiatan ini dapat diikuti dengan maksimal oleh semua perserta, agar mendapatkan nilai tambah yang positif.

dompuPada kesempatan tersebut Kepala BBSDLP yang diwakili oleh Kepala Balai Penelitian Tanah, Dr. Ladiyani Retno Widowati, MSc., menyampaikan pentingnya Bimtek untuk  peningkatan kapasitas para petani, khusus petani milenial. Retno menegaskan Badan Litbang Pertanian memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan bimtek bagi petani yang telah dilaksankan di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

 

Retno yang juga bertindak sebagai narasumber pada acara tersebut menyampaikan materi dengan judul “Bertani Sukses dengan Pemupukan Berimbang”. Dalam paparannya Retno menguraikan pengertian pemupukan berimbang, bagaimana melakukan pemupukan berimbang, dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan peningkatan produksi pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu , Ilham, SP. , dalam sambutannya menegaskan bahwa acara Bimtek ini  sangat bermanfaat bagi petani. Ilham menyambut baik pelaksanaan Bimtek ini dan berpesanagar para petani dan PPL dapat mengikuti acara Bimtek dengan sungguh-sungguh.

Lebih lanjut Ilham menyatakan di Kabupaten Dompu sektor pertanian menjadi tulang punggung pangan selama masa Pandemi Covid-19. Petani di Kabupaten Dompu saat ini melakukan usaha tani komoditas padi, jagung, porang, sapi, dan ikan. Sedangkan komoditas perkebunan yang diusahakan adalah kopi. Dompu memiliki luas lahan sawah sebesar 26.000 ha, dengan sistem tanam 2 kali padi 2 kali sawah dalam setahun. Lahan-lahan kering di kabupaten Dompu umumnya diusahakan untuk komoditas jagung.

Materi lainnya yang juga disampaikan dalam bimtek tersebut adalah Hama Penyakit Tanaman (HPT) Padi yang disampaikan oleh Yurista, S.P, salah satu peneliti BPTP Provinsi Nusa Tenggara Barat.  Yurista secara rinci menjelaskan apa saja HPT padi yang seringkali dijumpai di lapangan khususnya di NTB, serta bagaimana cara mencegah dan mengatasi hama tersebut bila terjadi serangan. (SB/WA/LQ).

bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling

Copyright © 2017 Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian. All Rights Reserved.

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laha Pertanian
Jl. Tentara Pelajar No. 12, Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu - Bogor, Jawa Barat 16114
Telpon: 0251-8323011, 8323012 Fax: 0251-8311256 Email: sekretariatbbsdlp@yahoo.com atau bbsdlp@litbang.pertanian.go.id Website:https://bbsdlp.litbang.pertanian.go.id