Bertempat di Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Bupati Haryanto, S.H., M.M., M.Si. bersama Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Fadjry Djufry, Kepala BBSDLP Dr. Husnain, Kepala BB Padi Dr. Yudi Sastro dan Kepala Balingtan Ir. Mas Teddy Sutriadi M.Si melakukan Panen Bersama Kegiatan Pengembangan Padi Lahan Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan (17/6). Turut hadir pada acara tersebut adalah Kepala Polbangtan Yogyakarta-Magelang, Kepala Dinas Pertanian Pati, Perwakilan Komisi B DPRD Pati, Peneliti, Penyuluh, Petani, dan undangan lainnya.

Husnain dalam sambutannya menyampaikan bahwa partisipasi dan dukungan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) diwujudkan dengan mengintroduksikan komponen teknologi adaptif spesifik lokasi. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui Panca Kelola Ramah Lingkungan (RAMLI) sebagai upaya peningkatan produktivitas padi sawah tadah hujan. 

Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan bersama BPS Pati diperoleh hasil Inpari 38 dan Inpari 41 masing-masing sebesar 6,71 dan 6,89 ton/ha GKP. Kegiatan Demfarm tersbut dilakukan dengan menggunakan air yang berasal dari embung dan sumur air dalam yang dintroduksikan oleh Balitbangtan. Pengairan melalui sumur air dalam tersebut sangat membantu petani dalam mengatasi kesulitan ketersediaan air dalam usahatani padi sawah tadah hujan selama ini.

Sementara itu, Fadjry Djufry menyampaikan bahwa Balitbangtan sangat berkomitmen dalam penyediaan inovasi teknologi pertanian untuk seluruh wilayah Indonesia. Balitbangtan memiliki inivasi teknologi pertanian dari hulu sampai hilir. Beliau juga menawarkan agar para petani melakukan studi ke BB Padi untuk mempelajari berbagai inovasi teknologi budidaya padi.

Bupati Pati Haryanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan demfarm di lahan sawah tadah hujan yang diselenggarakan Balitbangtan. Beliau juga sangat berterima kasih atas introduksi inovasi teknologi pertanian, mulai dari varietas, pengairan, dan pemupukan lahan sawah tadah hujan. Lebih lanjut, Beliau sangat berharap di situasi pandemik covid ini agar semua komponen terus berkarya, apalagi sektor pertanian adalah sektor tidak terdampak pandemic covid.

Pada sesi temu wicara dengan petani dan penyuluh, salah seorang petani, Abdul Kholik, menyambut baik adanya kegiatan demfarm dan berharap agar diberi solusi terkait ketersediaan benih padi untuk lahan sawah tadah hujan. Sri Sugiarti, Penyuluh Pertanian setempat, berharap adanya kegiatan peningkatan kompetensi bagi penyuluh dan petani.

Setelah acara Panen Bersama selesai dilanjutkan Ekspo Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan di Balai Penelitian Lingkungan Pertanian. Pada kegiatan Ekspo tersebut para peserta melakukan Kunjungan Lapang di TSP/KP, Laboratorium Terpadu, Bio Industri Berkelanjutan, Sistem Integrasi Tanaman Ternak, dan Laboratorium Gas Rumah Kaca. (AS/LQ) 

bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling