01092021Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengadakan sosialisasi “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba”, dalam upaya meningkatkan pengetahuan, pencegahan, dan pemberantasan narkoba di lingkungan BBSDLP (01/09). Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Balai Besar yang disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Eman Sulaeman, S.P, M.Si dan dihadiri secara online oleh seluruh pegawai lingkup BBSDLP.

“Peran BNN dalam sosialisasi pencegahan dan pemberantasan narkoba ini sangat besar. Mengingat banyaknya obat yang disalahgunakan atau obat terlarang yang diperjualbelikan di pasar gelap. Karena itu, penting bagi seluruh pegawai BBSDLP untuk waspada terhadap masalah narkoba ini.” ujarnya.

Narasumber pertama, Widyawati S. KM, Penyuluh dari BNN, yang memaparkan Rencana Aksi Nasional Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (RAN P4GN). “Rencana Aksi Nasional P4GN ini merupakan bagian dari Instruksi Presiden No.2 Tahun 2020, sehingga lembaga pemerintah termasuk kementerian/lembaga perlu menerapkannya. Urgensi terkait narkoba ini sangat besar. Tahun 2015 Indonesia darurat narkoba, ditinjau dari banyaknya aparat yang terjerat, potensi pasar yang meningkat dan kerugian jiwa dan mental. Setidaknya 30-50 orang meninggal akibat narkoba setiap harinya.” jelas Widyawati.

Narasumber lainnya, Gino Prasodjo S.E. menyampaikan materi terkait Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, seperti penyalahgunaan PCC (Paracetamol, Cafein, Carisoprodol) dan narkoba golongan lainnya. “Penyalahgunaan narkoba ini tidak melihat siapa korbannya, dari anak usia SD sampai pekerja swasta atau pemerintah dapat terjerat. Narkoba menimbulkan sifat jahat seperti habitual, adiktif dan toleran terhadap narkoba. Hal ini sangat dipengaruhi oleh kepribadian, lingkungan dan ketersediaan narkoba.” Gino Prasodjo menjelaskan.

Diharapkan Kementerian/Lembaga dapat membuat regulasi terkait RAN P4GN untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba. Hal ini dapat dilakukan dengan membentuk regulasi yang memuat materi pencegahan, antisipasi dini, penanganan, partisipasi masyarakat, rehabilitasi, pendanaan, dan sanksi (MM/AS/WA).

bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling