ddsdsdBimbingan Teknis (Bimtek) Online Sumberdaya Lahan Pertanian kembali dilaksanakan (06/10). Pada seri ke-8 ini, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) mengangkat topik "Konservasi Tanah pada Budidaya Pertanian" yang disampaikan oleh Dr. Ir. Maswar, M.Agric.Sc dan dipandu oleh Dr. Rahmah Dewi Yustika. Dihadiri oleh sekitar 400 peserta dari berbagai kalangan, baik peneliti, petani, penyuluh dan mahasiswa, acara dibuka oleh Sub Koordinator Pendayagunaan Hasil Pertanian, Drs. Widhya Adhy yang berharap materi bimtek kali ini pun dapat memberikan manfaat bagi peserta.

“Tantangan global pertanian diantaranya adalah terkait perubahan iklim dan erosi yang terjadi. Penerapan konservasi tanah diperlukan tidak hanya ditujukan untuk mengendalikan erosi, tetapi juga untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tanah yang terdegradasi.” ujar Dr. Maswar.

Peneliti dari Balai Penelitian Tanah ini juga menyebutkan ada beberapa hal yang mempengaruhi erosi, seperti perubahan tutupan lahan, pengolahan tanah yang kurang tepat, hujan, aliran permukaan (run off), pengaruh iklim dan lainnya. “Untuk menentukan alternatif teknik konservasi tanah dan air yang diterapkan dapat didasarkan pada kemiringan lahan, kedalaman solum, dan kepekaan tanah terhadap erosi.”

Dalam sesi pemaparan materi, Dr. Maswar menjelaskan berbagai metode aplikasi konservasi tanah dan air yang ada. Hal ini membangkitkan rasa ingin tahu para peserta, terutama mengenai kendala dan permasalahan di lapangan, yang akhirnya tersalurkan dalam sesi diskusi selama kurang lebih satu jam.

Mengakhiri sesi diskusi, moderator Dr. Rahmah menyimpulkan bahwa konservasi sangat penting untuk diterapkan pada budidaya pertanian demi mengurangi erosi dan aliran permukaan,  baik dengan metode teknis, vegetatif, dan kimia. Diharapkan dengan penerapan konservasi tanah yang tepat, dapat mendukung pertanian berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik. (MM/WA)

bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling