WhatsApp Image 2021 10 25 at 4.33.54 PMCIREBON- Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) ikut memeriahkan stan Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) pada pameran Hari Pangan Sedunia  ke-41 (25/10).  Pada acara tersebut, dilakukan pula panen bersama menggunakan combine harvester, peragaan drone biological control, apresiasi kepada petani, santunan, dan bincang virtual. Acara nasional tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian, Dewan Pertimbangan Presiden, Kepala Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor Leste, Rajendra Aryal, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggota Komisi IV DPR RI, Wakil Bupati Cirebon, Pejabat Eselon I dan undangan lainnya. Sementara itu, secara online turut hadir gubernur dan beberapa duta besar negara sahabat, diantaranya adalah duta besar  Bulgaria, Bangladesh, Prancis, Chilli, Yunani, Zimbabwe, Qatar, dan Irak.

Pada sambutannya, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si., menekankan terkait empat tantangan besar di masa yang akan datang. “Pangan, energi, air bersih dan infrastruktur. Keempat hal tersebut harus mendapat perhatian kita. Saat ini, Cirebon masih menjadi lumbung padi nasional. Saya sangat mengapresiasi petani yang masih menanam padi.” ujarnya.

Kepala Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor Leste, Rajendra Aryal menyampaikan pentingnya sistem dalam pertanian, hulu ke hilir. “Semua aspek dalam sistem pertanian harus berkelanjutan. Karena ke depannya, kebutuhan pangan akan semakin meningkat. Semua orang punya perannya masing-masing dalam hal ini.” jelasnya.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, dalam arahannya menjelaskan terkait sektor Pertanian yang terus tumbuh walau di masa pandemi dan krisis global. Beliau mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sumberdaya alam yang melimpah dan tugas kita untuk mengakselerasinya menjadi pertanian yang lebih agresif, lebih menggunakan sains dan teknologi terbaru. Termasuk cara menghadapi perubahan iklim dan ketersediaan air.

“Hari Pangan Sedunia ini harus menjadi momentum konsolidasi, termasuk konsolidasi emosi bahwa kita bagian penyemangat kalau bertani itu hebat dan menjadi petani itu keren. Pertanian adalah kehidupan yang membawa banyak lapangan pekerjaan” lanjutnya.

Mentan juga berterimakasih dengan adanya kemitraan dengan perbankan, banyak petani bisa terbantu dan diharapkan akan semakin meningkat. Menutup arahan, Mentan bertanya sebagai renungan untuk memotivasi, “Kapan kita berhenti impor?”. Hal ini untuk Pertanian yang lebih Maju, Mandiri Dan Modern. (MM/WA/AS)

bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling