WhatsApp Image 2021 11 04 at 9.09.33 AMCIBINONG – Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani (03/11). Bertempat di Saung Tani Poktan Cakrabantenan, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor yang diwakili oleh Rika Indriati R., S.P.( Kepala UPT Pertanian Wilayah IX); Koordinator Penyuluh dari BPP Cibinong, Towafa Ridwariharja, S.ST ; Narasumber Bimtek Dr. Etty Pratiwi, M.Si., peneliti Balai Penelitian Tanah, dan 63 peserta yang merupakan petani dan penyuluh. Dengan tagline “Petani Bertanya, BBSDLP Menjawab”, materi yang diusung kali ini adalah Pembuatan Pupuk Organik MOL (Mikroorganisme Lokal).

Menyambut peserta, Subkoordinator Pendayagunaan Hasil Penelitian Drs. Widhya Adhy mengatakan sudah banyak inovasi teknologi yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan), namun belum banyak yang diketahui ataupun diterapkan oleh petani. “Karena itu, Bimtek ini perlu untuk dilakukan. Tidak hanya itu, upaya diseminasi juga dapat dilakukan melalui MKP (Mobil Klinik Pertanian) yang dilengkapi dengan berbagai perangkat uji, sistem informasi, dan publikasi Balitbangtan. Hal ini bertujuan untuk menjangkau petani lebih luas dan intens. Diharapkan Bimtek ini dapat menambah wawasan bagi para peserta dan masukan yang dapat meningkatkan inovasi teknologi Balitbangtan.” ujarnya.

Mewakili tuan rumah, Kepala UPT Pertanian Wilayah IX, Rika Indriati R., S.P. mengingatkan pentingnya acara ini bagi petani dan penyuluh. “Kesempatan ini sangat luar biasa. Manfaatkan untuk belajar sebanyak-banyaknya, jangan sampai terlewat begitu saja. Materi mengenai pupuk organik MOL ini dapat jadi jalan kita untuk lepas dari ketergantungan pupuk anorganik atau bahkan sampai menjual pupuk organik tersebut.” Ujar Rika dalam sambutannya.

WhatsApp Image 2021 11 04 at 9.04.01 AMAntusiasme peserta pada kegiatan Bimtek ini sangat baik. Terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, karena tidak hanya pemaparan materi yang dilakukan, namun juga praktik langsung bagaimana cara pembuatan MOL. Dr. Etty Pratiwi menjelaskan keunggulan-keunggulan pupuk organik bagi pertanaman, uji mutu atau karakteristik pupuk organik yang baik dan mudahnya pembuatan MOL dengan bahan-bahan yang ada di sekitar kita.

“Kementerian Pertanian terus menggalakkan pemakaian pupuk organik, melihat dari banyaknya keunggulan yang dimilikinya, selain murah, adalah massa akar tanaman yang lebih besar, sehingga lebih baik dalam menyerap air dan nutrisi.” jelasnya.

Tak lupa beliau mengingatkan bahwa pupuk organik tidak dapat 100% langsung menggantikan pupuk kimia karena dibutuhkan dalam jumlah yang sangat banyak. Namun, diharapkan dengan pemakaian pupuk organik ini dapat tercipta pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, demi ketersediaan pangan di masa yang akan datang. (MM/WA/AS)

bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling