WhatsApp Image 2022 03 01 at 12.53.19 PMBekerjasama dengan PT. Petrokimia Gresik, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) menyelenggarakan Pelatihan Smart Soil Sensing Kit (S3K) & Soil Sampling secara online, sebagai tindak lanjut kerjasama pengadaan S3K (01/03). Menghadirkan peneliti-peneliti Balai Penelitian Tanah (Balittanah) sebagai pemateri, pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 60 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, seperti penyuluh, peneliti, dan stakeholder binaan PT Petrokimia Gresik lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Asmarhansyah selaku Koordinator Substansi Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil BBSDLP menyampaikan rasa kecewanya karena tidak dapat menyelenggarakan pelatihan secara langsung. Namun optimisme akan manfaat yang diperoleh, harus tetap diutamakan.

“Walaupun secara online, semoga tidak mengurangi manfaat dari pelatihan ini, baik itu terkait cara penggunaan alat, pengambilan sampel di lapangan dan rekomendasi pemupukan yang dihasilkan. Kedepannya, saya berharap akan ada kerjasama-kerjasama berikutnya.” Ujarnya.

Supervisor Pengembangan PT. Petrokimia Gresik, Widodo Heru, membuka acara dengan menjelaskan perlunya perangkat uji dan rekomendasi pupuk secara cepat di lapangan. “Hal ini melatar-belakangi kami untuk bekerjasama dengan BBSDLP dan rencananya S3K tersebut akan disebar di setiap Mobil Uji Tanah. Diharapkan para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik, sehingga penggunaan S3K dapat optimal.”

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Adha Fatmah Siregar, M.Si., M.Sc., terkait teknis pengambilan contoh tanah di lapang. Peneliti Balittanah ini menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan, seperti luas areal, tujuan pengambilan dan variabilitasnya (pertumbuhan tanaman, tekstur dan warna tanah).

“Untuk mendapatkan sampel tanah yang mewakili, tanah tersebut harus berada dalam satuan yang akan diwakilli, tidak berdekatan dengan hasil kegiatan manusia dan mempunyai solum yang utuh, jadi belum banyak tererosi.” Jelasnya.

Selanjutnya, Dr. Linca Anggaria, M.Sc memaparkan bagaimana cara penggunaan Smart Soil Sensing Kit ini. Dijelaskan bahwa selain alat scanner, kit ini juga dilengkapi dengan software yang perlu diinstall pada smartphone. Memanfaatkan Near Infrared (NIR), hasil dari S3K ini sudah bersifat kuantitatif dan dapat diexport ke dalam bentuk excel.

Materi terakhir, terkait penyusunan rekomendasi pemupukan, disampaikan oleh Dr. Wiwik Hartatik, M.Si. Beliau menjelaskan terkait rekomendasi pemupukan pada berbagai komoditas pertanian, pemupukan berimbang, dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan, seperti status hara tanah, target hasil, jenis, dosis dan cara pemupukan.

Selain rekomendasi pemupukan, informasi yang dihasilkan oleh S3K ini diantaranya adalah pH, tekstur, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa (KB) dan beberapa unsur hara tanah. Antusiasme para peserta dapat dipandu dengan baik oleh moderator, Anggri Hervani, SP., M.Sc, sehingga menghasilkan diskusi yang baik dan berjalan dengan lancar. (MM/AH/WA)

bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling